Arsip untuk Maret 18th, 2008|Halaman arsip harian
Google Apps, menyingkirkan perusahaan hosting?
Kehadiran Google Apps, nampaknya mulai akan harus diperhitungkan oleh perusahaan-perusahaan penyedia jasa hosting. Ini adalah realitas kemajuan teknologi informasi, yang tidak bisa dihindari. Tersingkir, atau mengkalkulasi ulang harga jual produk. Sebagai contoh, jika kita hosting e-mail di salah satu provider di Telkom dengan kapasitas 1 GB dibandrol dengan harga Rp 735.000,- perbulan untuk 200 mailbox atau Rp 1.410.000,- untuk 400 mailbox per bulan (sebagaimana terlihat di websitenya, disini). Masalahnya, untuk apa kita bayar, jika ada penyedia jasa e-mail hosting gratisan, seperti halnya Google Apps. Layanan gratis ini bukan saja mencakup data-data e-mail yang ditempatkan di server-server Google tetapi termasuk juga bandwidthnya.
Menurut situs Google, hosting e-mail ini, bukanlah satu-satunya layanan yang disediakan Google Apps. Layanan lainnya adalah: Google Sites, yaitu layanan untuk membuat website; Google Docs, yaitu layanan untuk mengelola document, spreadsheet, dan presentasi; dan Google Calender.
Kapasitas hosting gratis ini bisa mencapai 100 alamat e-mail dengan kapasitas 6,5 Gb. Namun demikian dalam dunia maya tidak ada layanan yang benar-benar gratis seratus persen. Seperti biasa ada celah bisnis yang bakal digarap perusahaan tersebut, iklan. Iklan ini akan menempati sisi kanan dari isi e-mail, yang biasanya terkait dengan isi e-mail yang dikirimkan (layanan standard edition dan education standard).
Bagi kebanyakan perusahaan professional, tentu tidak rela jika isi setiap e-mail yang dikirimkan, diketahui oleh Google (ini pendapat saya, saya masih belum tahu, apakah memang seperti itu?). Apalagi di dalamnya bisa jadi berisi data-data rahasia perusahaan. laporan keuangan maupun data-data customer. Jika tidak mau ada iklan, Google menyediakan layanan yang disebut Premier Editon, dengan harga yang dibandrol per account e-mail adalah US$ 50 per tahun dengan kapasitas 25 GB.
Untuk mendaftarnya, bisa mengunjungi alamat berikut: http://www.google.com/a/org/?hl=id , pilih sesuai dengan keinginan kita, apakah standard atau education atau premium? Selanjutnya lakukan setting record MX, untuk diarahkan ke Google Apps. Arahkan juga pada control panel di Google Apps ke alamat web yang kita miliki.
Jika perusahaan hosting tidak ingin gulung tikar ingin tetap exist, menurut saya, maka tidak ada jalan lain, harus mengkalkulasi ulang harga jual ke customer. Semoga bisa lebih murah …
Komentar (2)