Arsip untuk Maret 26th, 2008|Halaman arsip harian
Ingin tahu perkembangan PC?
Menarik, tulisan Zatni Arbi di PC Media edisi 04/08, bahwa cara termudah untuk ikuti perkembangan teknologi PC adalah dengan merakit sendiri PC tersebut. Saya sendiri jika ingin mengetahui perkembangan PC adalah dengan belanja sendiri ke pusat penjualan komputer. Dan ini yang saya lakukan sore kemarin di kawasan Mangga Dua.
Biasanya di kantor saya, setiap ada kebutuhan dengan masalah PC, tinggal telepon ke salah satu dealer. Tidak lama kemudian barang pesanan tersebut tiba. Sekian lama hal tersebut dilakukan, sehingga kita kurang bisa mengikuti perkembangan PC tersebut. Menurut saya perlu sekali-sekali turun langsung ke pusat penjualan tersebut. Sebagai contoh, karena kita biasa menggunakan PC dengan spesifikasi merek, jenis dan type mainboard tertentu yang biasa kita gunakan, tetapi ketika sekali waktu mau beli sendiri ke pusat penjualan di Mangga Dua, barang tersebut ternyata sudah tidak diproduksi lagi. Diperoleh keterangan bahwa mainboard jenis tersebut sudah diganti dengan type baru, sebagai pengganti mainboard yang dimaksud saya sebelumnya.
Belum lagi kalau kita ingin membeli mainboard tertentu keluaran terbaru, lalu cocoknya dengan prosesor apa? bagaimana juga dengan type harddisk? apakah mainboard tersebut mendukung IDE ataukah SATA? Bagaimana juga dengan memorynya, apakah type DDR ataukah DDR2? Apakah video cardnya onboard atau tidak?
Untuk mengetahui hal itu, yang paling praktis menurut saya memang adalah dengan mendatangi sendiri langsung pusat-pusat penjualan computer seperti (kalau di Jakarta): Mangga Dua Mall, Harco Mangga Dua Elektronik atau Glodok Plaza. Tanyakan langsung ke penjual dan lakukan study banding antara satu toko dengan toko yang lain. Dalam waktu sekejab sekejap kita akan tahu bagaimana perkembangan terkini teknologi PC saat ini di pasaran.
Informasi terkini mengenai PC memang banyak tersedia di majalah atau tabloid, tetapi terkadang menurut saya, saking terkininya malah barang-barang tersebut belum tersedia di pasaran. Atau kalaupun ada, biasanya dengan harga yang masih mahal.
Paling tidak, itulah pengalaman saya sore ke marin ke pusat pembelajaan computer di kawasan Mangga Dua. Walaupun yang saya beli cuma, harddisk notebook dan swicth. Banyak informasi lain yang saya peroleh, karena price list dan daftar produk bergelantungan di toko-toko mereka.
Tanggapan (10)