//
you're reading...
Internal, Presentation

Rencana IT

(Tulisan ini, merupakan usulan saya kepada Management, disampaikan tgl 19 April 2007, pkl 09.00 wib) 

PENDAHULUAN

Ada beberapa alasan mengapa dokumen cetak biru strategi IT hal ini diusulkan, yaitu agar memiliki pemahaman yang sama terhadap persoalan IT, khususnya rencana ke depan terkait  dengan diberlakukannya UU HAKI No 19 Tahun 2002. Dan perkembangan teknologi Informasi dan komunikasi saat ini, yang belum lama di launching yaitu Suse Linux Enterprise pada tanggal 7 Maret 2007 dan Launching Windows Vista dan MS Office 2007 tanggal 11 April 2007 yang lalu. Blue print strategi  Rencana IT ini disusun sebagai langkah awal untuk didiskusikan lebih lanjut, hingga dicapai kesepakatan diantara rekan sesama IT  untuk diusulkan. Dengan demikian akan memudahkan Management dalam mengambil suatu keputusan atas masukan-masukan dari IT.

Diharapkan adanya usulan ini akan memudahkan pengambil keputusan, dalam hal platform software  yang akan digunakan, baik system operasi desktop, network maupun aplikasi office. Termasuk dalam hal penugasan belajar baik formal maupun informal kepada staf IT untuk menunjang keputusan tersebut.

SYSTEM OPERASI DESKTOP

Saat ini ada beberapa pilihan baik yang free maupun berbayar. Saya ingin mengungkapkan sekaligus meluruskan, bahwa selama ini kita berpikir bahwa yang dimaksud dengan free, adalah gratis. Padahal yang dimaksud free adalah bebas, merdeka. Tetapi bukan berarti gratis. Yang dimaksud free disini adalah bahwa pengguna bebas untuk melakukan modifikasi terhadap software yang dibuat dan bebas pula untuk mendapatkan manfaat keuntungan dari hasil perubahan tersebut.

Jadi, kalau dikatakan Linux adalah free adalah suatu kekeliruan. Kebanyakan orang sudah terperangkap pada paradigma berpikir bahwa Linux itu gratis. Sehingga berbondong-bondong orang mencoba untuk beralih ke Linux. Persoalannya, begitu akan mau menggunakan Linux, bingung. Karena ternyata di Linux begitu banyak variasi distronya. Padahal tidak semua distro mempunyai kualitas yang bagus dan sesuai dengan kebutuhan sebuah perusahaan. Tidak sedikit juga distro yang dulu punya nama besar, sekarang tidak kedengaran lagi keberadaannya.

Open Source di Indonesia pun kondisinya sama saja, masing-masing punya kepentingan dibalik kelompoknya sendiri. Tidak mengherankan jika pada akhirnya
Pemerintah RI pun justru malah memilih ber-MoU dengan pihak Microsoft. Berangkat dari kondisi seperti itu, sebagai usulan saya cenderung lebih mengusulkan tetap menggunakan Microsoft Windows untuk system operasi desktopnya. Sebagai informasi bahwa Suse Linux Enterprise Desktop harganya adalah US$ 125, bandingkan dengan Windows XP Home SP2 yang hanya US$ 85,-.

Linux yang gratis adalah Linux yang dibuat oleh komunitas, tetapi tetap bayar untuk dukungan teknikal supportnya khususnya yang disponsori oleh perusahaan tertentu. Contoh untuk ini adalah Suse Linux Enterprise yang didukung oleh Novell.  Saat ini program-program berbasis DOS / Clipper yang selama ini digunakan di Windows ternyata tidak dapat berjalan di Linux. Akhirnya kesimpulan dari uraian saya di atas adalah saya cenderung untuk mengusulkan penggunaan Windows XP untuk system operasi desktop.

APLIKASI OFFICE

Ada beberapa pilihan aplikasi office, di antaranya yang berbayar seperti Microsoft Office dan  Star Office sedangkan yang free contohnya adalah Open Office, dan 602 Pro PC Suite. Sedangkan aplikasi office yang buatan local adalah Igos Office dan M.Office. Untuk Open Office sudah dilakukan ujicoba di beberapa user, dan hasilnya cukup bagus. Sangat mudah digunakan, tidak jauh berbeda dengan aplikasi office buatan Microsoft. Namun demikian ada beberapa user yang menolak menggunakan. Penolakan semata-mata disebabkan oleh belum terbiasanya dengan aplikasi yang baru tersebut.

Tetapi menurut saya aplikasi ini cukup bagus, bahkan sudah teringrasi dengan fungsi convert dokumen dengan format PDF. Kesimpulan saya dalam hal ini adalah, merekomendasikan untuk menggunakan Open Office, kecuali untuk beberapa user di Accounting yang memang tetap harus menggunakan MS Office. Harga MS Office 2003 Profesional adalah US$ 307,-. Dikalikan 129 PC (ini hanya untuk
Jakarta saja, belum termasuk kantor cabang, TML dan UTC), total harga pembelian adalah US$ 39.603,-. Cukup mahal, sehingga sama sekali tidak disarankan.

SYSTEM OPERASI NETWORK

System operasi network yang kita punya saat ini adalah Novell NetWare 5.1. Pada kasus terakhir kita sempat bermasalah dengan software ini, karena tidak mendukung server Compaq ML 350. Saat itu memang masih belum tersedia driver terbaru dari Novell, tetapi saat ini sudah ada.   Persoalannya, apakah setelah ini kita akan bermigrasi ke Linux atau melanjutkan ke Novell 6.5.
Ada beberapa pilihan system operasi jaringan, di antaranya adalah : Linux, Windows 2003 atau Novell 6.5. Saya cenderung untuk mengusulkan menggunakan Novell 6.5.  Masalahnya jika menggunakan Linux, semua aplikasi yang selama ini berjalan di DOS / Clipper tidak bisa berjalan di system Linux. Sedangkan jika Windows 2003, saya kurang setuju karena alasan kurang aman. Protokol komunikasi yang ada di Windows 2003 sebetulnya adalah  sudah standar yang diakui oleh seluruh dunia. Berbeda dengan Novell yang menggunakan IPX/SPX, yaitu protocol yang masih tergolong di bawahnya tingkat rendah. Disebut rendah di bawah karena hanya Novell yang menggunakan, dan tidak berlaku untuk umum Windows. Baru pada versi 5.1 ada pilihan untuk menggunakan TCP/IP. Penggunaan IPX/SPX disatu sisi adalah protocol yang tidak umum, sebagai suatu kelemahan Novell tetapi kelemahan tersebut justru menjadi kekuatan menggunakan Novell karena menjadi lebih aman. Karena tidak bisa diterobos oleh pihak luar. Selain itu itu feature NDS (Network Directory Service) adalah keunggulan utama dari Novell. Melalui NDS semua sumber daya jaringan dapat disatukan kedalam sebuah system yang hirarkis dan terpadu. Melalui NDS kita bisa menentukan sumber daya apa yang bias diakses oleh client dalam jaringan melalui sebuah menu yang bernama NWAdmin (Network Admin).

Atas alasan tersebut, saya lebih cenderung tetap mengusulkan Novell, dengan versi terbaru yaitu 6.5. Adapun harga nya adalah US$ 18.435,- untuk 100 client (termasuk media kit). Sebagai bahan perbandingan untuk Windows server Enterprise 2003 untuk 8 client US$ 274,- sedangkan untuk  SUSE Linux Enterprise Server adalah US$ 4.270 untuk 32 CPU. Memang lebih mahal ketimbang Novell 6.5, tetapi jika dikalkulasi dengan total seluruh biaya migrasi pada akhirnya justru lebih mahal. Belum lagi masalah kompatibilitas dari aplikasi yang saat ini berjalan.

PENINGKATAN SDM

Selanjutnya, sesuai dengan perkembangan IT, mau tidak mau staf IT pun tetap harus meng-upgrade diri, disesuaikan dengan perkembangan teknologi informasi. Perkembangan IT tidak lagi berjalan menurut deret hitung, melainkan deret ukur. Jika selama ini basis pemrograman kita masih DOS harus segera beralih ke berbasis graphic. Yang akan lebih mudah dalam mengikuti perubahan platform.

Kita juga bukan berarti menjauh dari Linux, tetap akan diikuti tetapi hanya kepada distro yang benar-benar didukung oleh perusahaan yang sudah capable. Dalam hal ini kita akan memantau mengikuti terus perkembangan Distro Suse Linux. Alasan saya Suse Linux lebih prospektif ketimbang distro yang lain. Bahkan saat ini Microsoft sendiri sudah melakukan kerjasama dengan distro ini, mungkin ke depannya program-program yang tidak berjalan saat ini di kantor bisa jadi nantinya di Linux akan jalan.

Dari hal tersebut, perlu diusulkan untuk menugaskan beberapa staf IT untuk tugas belajar baik pendidikan formal maupun non formal, seperti kursus.

Catatan, bahwa saat ini program-program under DOS sudah tidak ada masalah lagi, sudah running di Suse Linux semua (revisi tgl 17/3/08).

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Arsip

Blog Stats

  • 443,412 hits
April 2007
S S R K J S M
« Mar   Mei »
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
30  
%d blogger menyukai ini: