//
you're reading...
Software

Evolusi: Desktop menuju Webtop

Murahnya biaya internet dan gencarnya penetrasi pasar internet oleh Telkom melalui dagangan Speedy nya saat ini, bisa jadi aplikasi office dan beberapa aplikasi lainnya yang berbayar nantinya tidak lagi dibutuhkan. Karena nantinya ketika semua komputer sudah terhubung ke internet, yang dibutuhkan hanyalah Webtop, bukan lagi Desktop. 

Apa itu Webtop? yaitu virtual desktop yang berjalan secara online di atas jaringan internet dengan menggunakan browser. Konsep ini ternyata sudah muncul sejak tahun 1994 yang diperkenalkan pertama kali oleh sebuauh perusahaan software,  Santa Cruz Operation.

Berbeda dengan Webtop, desktop berjalan secara offline di sebuah komputer. Namun demikian ketika jaringan internet tidak tersedia, memiliki desktop menjadi mutlak dibutuhkan. Sedangkan jika jaringan internet sudah tidak menjadi masalah, penggunaan webtop layak dipertimbangkan, dan lupakan Microsoft Office dan aplikasi lainnya yang berbayar.

Kelebihan Webtop lainnya adalah, dapat melakukan sharing data kepada pengguna lain. Sehingga beberapa pekerjaan dapat dilakukan secara bersama-sama dari berbagai tempat berbeda. Aplikasi webnya pun tidak hanya sebatas aplikasi office saja, tetapi juga aplikasi lain seperti: pemutar MP3, instant messenger, slideshow, edit photo, VoIP, alikasi mirip Google Earth, video player, dsb.

Saat ini kecenderungan penggunaan Webtop sudah meluas karena dukungan yang akhir-akhir ini  semakin nyata, seperti ditandai dengan : Kemuculan notebook yang murah meriah seperti Asus Eee dan juga beberapa UMPC (Ultra Mobile PC); Turunnya harga bandiwdth internasional, dan juga gencarnya salah satu perusahaan telekomunikasi dalam melakukan penetrasi internet melalui ADSL-nya (Speedy); Mahalnya harga Microsoft Office, membuat orang untuk mulai berpikir tidak lagi menggunakan aplikasi office tersebut; Gencarnya pemeriksaan notebook di berbagai tempat, membuat orang enggan untuk menginstall aplikasi office yang berbayar, dan meng-uninstall aplikasi yang sudah terinstall.

Berikut ini, beberapa contoh Webtop yang bisa digunakan, di antaranya:

Diskusi

5 thoughts on “Evolusi: Desktop menuju Webtop

  1. ah menarik ini…sy jadi ingin ikut explore soal ini…bagus juga kalau dimanfaatkan untuk indonesia. tapi jadi pertanyaan, apa konsep seperti ini bisa diimplementasikan secara masal di indonesia🙂 ?

    Selama akses internet tidak jadi masalah, seharusnya bisa mas …

    Posted by uwiuw | Juli 8, 2008, 3:11 pm
  2. thn 94..? weh dah lama trnyata..
    diriku baru tahu hari ini..
    trims infone boss
    tak copy lho

    Posted by trijokobs | Juli 8, 2008, 4:36 pm
  3. wah bisa menghemat resource komputer tuh … tapi akses internet-nya yg mungkin masih jadi hambatan (harus yg cepat tapi murah)

    Posted by Oemar Bakrie | Juli 9, 2008, 11:32 am
  4. saya yang gaptek baru dengar istilah ini setelah 14 tahun dia sudah eksis di dunia. terima kasih sudah memperkenalkannya sama saya. suatu hari rasanya mungkin webtop menjadi pengganti desktop… (menurut saya lhooo ) hehehe . salam -japs-

    Posted by japspress | Juli 11, 2008, 5:25 pm
  5. trims infonya…

    keren banget nih Pak

    Sama-sama Pak …

    Posted by irvan | Juli 23, 2008, 1:56 am

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Arsip

Blog Stats

  • 443,387 hits
Juli 2008
S S R K J S M
« Jun   Agu »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031  
%d blogger menyukai ini: