//
you're reading...
Shipping

Mengikuti Simulasi Penggunaan Inaport

Senin ini, saya mengikuti sebuah undangan dari Kantor Administrasi Pelabuhan Tanjung Priok, yaitu dalam rangka pengecekan terakhir penggunaan aplikasi inaport dalam rangka penerapan NSW (National Single Window). Acara yang dimulai pkl 10.00 wib itu berakhir pada pkl 14.00 wib yang bertempat di ruang operasi / server port system (Inaport) lantai 6, PT. Pelindo II Cabang Tg Priok.

Tugas saya cuma sekedar mendampingi staf Departemen Operation dan Departemen Exim saja.

Rencananya, penerapan aplikasi ini akan diresmikan oleh Menteri Keuangan pada hari Senin (11 Agustus 2008 ) mendatang di Semarang yang kabarnya akan dihadiri juga oleh Sekjen Asean dan juga para duta besar negara sahabat. Kabarnya lagi menurut salah seorang pejabat di Pelabuhan Indonesia, Indonesia dianggap leading dalam hal penerapan ini di kawasan Asean.

Semua instansi terkait dengan masalah NSW ini hadir, di antaranya: Karantina Hewan, Karantina Tumbuhan, Adpel, Imigrasi, Pelindo, dan juga 3 perwakilan perusahaan pelayaran.

Simulasi dimulai dari entri data PSAD/PPKB oleh pihak pelayaran melalui Inaport, selanjutnya instansi lain mendownload data untuk diproses di masing-masing instansi sesuai dengan tugas dan kewenangannya. Dilanjutkan dengan memberikan respon oleh instansi-instansi tersebut. Adpel akan memonitor respon-respon  dari masing-masing instansi tersebut.

Sedikit catatan mengenai NSW

Definisi NSW: adalah layanan tunggal elektronik, dalam memfasilitasi melakukan pelaporan informasi untuk menyelesaikan semua persyaratan terkait dengan kegiatan arus barang ekspor-impor dan transit.

Tujuan NSW: Meningkatkan efektifitas dan kinerja lalu lintas ekspor-import; Meminimalisir waktu dan biaya dalam menangani lalu lintas barang ekspor-impor; Meningkatkan validitas dan akurasi data; dan meningkatkan daya saing nasional dan mendorong masuknya investasi.

Selengkapnya mengenai NSW ini akan saya posting lagi secara terpisah.

Diskusi

2 thoughts on “Mengikuti Simulasi Penggunaan Inaport

  1. wah, pengawasan lebih ketat berarti nih. bagus.. mengurangi penyelundupan.

    Saking ketatnya, tidak ada barang yang keluar dari Pelabuhan he he he…

    Posted by kishandono | Agustus 5, 2008, 9:49 am
  2. Kalau masuk topik pelabuhan, maka pikiran kog tetep, masalah penyelendupan ya pak, *hiks*, Persepsi ini sudah tertanam soalnya

    Iya, dan dalam film-film dari China pun, seringkali adegannya di pelabuhan untuk penyelundupan … he he he… Memangnya mau dari mana lagi?

    Posted by laporan | Agustus 5, 2008, 11:24 am

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Arsip

Blog Stats

  • 443,412 hits
Agustus 2008
S S R K J S M
« Jul   Sep »
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031
%d blogger menyukai ini: