//
you're reading...
Uncategorized

Heboh soal keaslian rekaman Adam Air

Sebetulnya saya heran juga, kenapa ada orang yang harus mempersoalkan asli tidaknya rekaman antara Pilot dan Co-pilot menjelang musibah yang terjadi pada Peawat Adam Air beberapa waktu yang lalu.

Ada kepentingan apa, sehingga orang harus mempertaruhkan jabatannya demi sesuatu yang harus ditutupi? Seperti yang dilakukan oleh Menhub Jusman Syafii Djamal yang menyatakan bahwa: rekaman tersebut tidak asli, alias palsu (sumber: detik.com).

Ada kepentingan apa, seorang yang didaulat “pakar telematika” oleh wartawan mau mempertaruhkan reputasinya (yang selama ini kurang bagus di mata para blogger)  dengan pernyataannya bahwa: ada kemungkinan bagian akhir rekaman black box Adam Air direkayasa orang, sehingga harus ditest ulang dengan spectrum analyzer (sumber: okezone.com). Oh ya, kenapa Om Sur ini tidak menangani kasus rekamannya Mas Urip ya?🙂

Padahal orang-orang terdekatnya sendiri seperti:istrinya, meyakini bahwa  teriakan Allahuakbar yang terdengar itu adalah suara suaminya. Demikian juga ayahnya  Co-Pilot Yoga Suyanto, bahwa “suara takbir itu adalah suara anaknya”.

Lah kenapa, harus ngotot untuk menolak?

Ketika mendengar pertama kali rekaman tersebut disebuah blog teman saya,  saya berpendapat: adalah sebuah rekaman yang terlalu sempurna  untuk dibilang tidak asli. 

Saya termasuk orang yang tidak terlalu mengerti soal-soal penerbangan. Adakah sesuatu yang dirugikan ketika informasi ini benar-benar beredar di masyarakat luas? Kalau memang hal ini dianggap sesuatu yang sangat rahasia, kenapa juga harus bocor? Lalu, bagaimana sebetulnya system pengamanan di organisasi tersebut?

Lepas dari persoalan pro dan kontra keaslian rekaman tersebut, satu hal yang bisa saya petik dari mendengar rekaman yang sangat memilukan tersebut adalah: kematian bisa menjemput kita di manapun dan kapanpun.

Satu hal yang harus kita lakukan berdoalah senantiasa sebelum berpergian. Karena melalui doa, artinya kita sudah menyerahkan hidup ini kepada sipemberi dan pemelihara kehidupan. kalaupun harus mati, mati di dalam tangan-Nya.

Diskusi

7 thoughts on “Heboh soal keaslian rekaman Adam Air

  1. Benar sekali mas…. saya setuju
    bukan asli atau tidaknya rekaman itu
    tapi kenyataan bahwa akhirnya kita harus ingat pada TUHAN kita yang menciptakan kita dan akan memanggil kita sewaktu-waktu.
    berdoalah sebelum bepergian supaya terlindung dari marabahaya.
    atau bahkan kita harus berdoa setiap akan melakukan sesuatu.

    salam mas

    Posted by Ikkyu_san | Agustus 10, 2008, 12:18 am
  2. haiyaahhh si-roy™ aja didengerin…

    Posted by all about andrie | Agustus 10, 2008, 7:33 am
  3. aku merinding ituh pas denger rekamannya… apalagi yg pas udah menjelang terakhir… huhuhuuuu…

    Posted by carra | Agustus 10, 2008, 10:28 am
  4. Mungkin sebagai manuver dan intrik menjelang pemilu.

    Posted by laporan | Agustus 10, 2008, 2:47 pm
  5. Setuju mas Harjo!
    Kita harus siap mati kapanpun dan di manapun. Tapi udah diingetin dengan rekaman itu, seringkali saya lalai mengingat Allah.

    Posted by Mang Kumlod | Agustus 12, 2008, 3:45 pm
  6. Betul Mas Hari, berdoa sebelum bepergian. Terimakasih banyak atas nasehatnya.

    Posted by ybandung | Agustus 20, 2008, 10:38 am

Trackbacks/Pingbacks

  1. Ping-balik: Bahasa Indonesia « my weblog - Agustus 17, 2008

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Arsip

Blog Stats

  • 443,412 hits
Agustus 2008
S S R K J S M
« Jul   Sep »
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031
%d blogger menyukai ini: