//
you're reading...
Internet

Facebook: Ketika masa lalu begitu dekat

Sudah semingguan ini saya punya <em>mainan</em> baru, Facebook. Entah sihir apa yang membuat saya menjadi keranjingan. Yang pasti melalui facebook ini, teman-teman SMP Negeri 91 Jakarta, SMA Negeri 39 Jakarta, tiba-tiba saja bermunculan. Saat saat indah dulu, kembali terngiang dalam ingatan, seolah peristiwa demi peristiwa baru saja terjadi kemarin,  ahhh… betapa indahnya masa-masa itu.

Dua puluh tiga tahun sudah berlalu, banyak waktu yang tiba-tiba saja hilang, dan saya pun sibuk dengan urusan kuliah, masing-masing berjuang demi hari esok dan masa depan yang lebih baik. Dan pergumulan pun dimulai. Apakah jadi orang? atau jadi gelandangan!

Dan sekarang tiba-tiba saja banyak kawan-kawan dulu muncul namanya di account facebook, foto-foto jadulpun bertebaran. Sadar, ternyata kemajuan teknologilah yang akhirnya menyatukan kita, masa lalu dengan masa kini. Ternyata dunia itu benar-benar seluas daun kelor, sempit. Itu jargon jadul, dibuat ketika computer belum diciptakan.

Intip sana, intip sini, ternyata banyak kawan-kawan yang sudah berhasil jadi “orang”, ada juga kabar kawan-kawan yang sekarang sudah almarhum. Jadi orang? Ya, saya sebut jadi orang, walaupun yang saya maksud jadi orang itu adalah kalau  sudah punya account di facebook. Paling tidak dia sudah punya duit untuk membiayai koneksi ke internet. Jadi orang, kalau dia mengirimkan postingannya dari mobile facebook. Jadi orang, kalau dia mengabarkan lulusan perguruan tinggi anu. Jadi orang, kalau dia sudah jadi pengusaha anu. Jadi orang, kalau sudah berkeluarga dan punya anak. Jadi orang, kalau sudah punya rumah. Jadi orang, kalau sudah menjadi pejabat publik. Jadi orang, kalau sudah punya pekerjaan di sebuah perusahaan yang keren. Yah, pokoknya … minimal, kalau saya berhasil menemukan nama mereka di facebook ini, artinya dia sudah berhasil jadi orang. Walaupun bisa jadi, dia buat account di warnet, atau mencuri-curi waktu di kantor walaupun sudah dilarang. Paling tidak, dia jadi orang, karena sudah melek teknologi.

Melek teknologi informasi untuk orang seumuran saya dengan anak-anak sekarang beda loh. Bisa jadi, aplikasi-aplikasi berbasis internet tersebut untuk anak-anak sekarang hal yang sangat biasa, wajar, lahir pun sudah dibantu melalui teknologi komputer. Tentu akan menjadi luar biasa untuk orang seumuran saya, yang kala itu, hanya mengenai mesin ketik, dan masih terasa aneh dengan apa yang namanya “computer”. Jadi kalau muncul di facebook, ini benar-benar luar biasa, pastinya jadi orang.

Hidup ini terasa singkat, seolah baru saja “kemarin” ketemu, ngobrol di kantin belakang sekolah dengan terpingkal-pingkal, karena berhasil ngibulin guru Agama ketika menanyakan, “coba sebutkan macam-macam minuman keras?”. Di jawablah oleh seorang kawan, “Preston, Castrol, dsb😀

Itu adalah salah satu memory yang masih saya ingat.

Hey, kenapa tiba-tiba saya bisa terjerumus di Facebook? Ini gara-gara si Netty, yang membuatkan account saya di website tersebut. Padahal saya sendiri sebetulnya kurang begitu menyukai aplikasi jaringan pertemanan tersebut. Wong saya tidak terbiasa bergaul koq. Tentu saya tidak bisa membiarkan seluruh staf di kantor berlomba-lomba membuat account, di tengah-tengah kapasitas bandwidth yang sudah mulai morat marit.

Maapin bos, biar saya saja yang punya account facebook, yang lain tidak boleh :D  Dasar!!!

Diskusi

One thought on “Facebook: Ketika masa lalu begitu dekat

  1. Iya, itu dia salah satu kegunaan facebook..
    Jadi bisa ketemu sama temen-temen🙂

    Posted by a3u5z1i | Mei 13, 2009, 1:34 am

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Arsip

Blog Stats

  • 443,412 hits
Mei 2009
S S R K J S M
« Feb   Jun »
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031
%d blogger menyukai ini: